Sepekan Motor Hilang, Aktivis Asatu Soroti Kinerja Polsek Gantarang yang Dinilai Masih Sibuk Urus Administrasi

Oplus_131072

Bulukumba – Penanganan kasus dugaan pencurian sepeda motor yang dilaporkan ke Polsek Gantarang menjadi sorotan Aktivis Asatu. Sorotan tersebut muncul setelah laporan kehilangan kendaraan yang dibuat korban pada 23 Juni 2026 disebut telah berjalan sekitar satu pekan, namun belum menunjukkan perkembangan yang jelas menurut pihak pelapor.

Berdasarkan Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) dari Polsek Gantarang, korban melaporkan dugaan pencurian satu unit sepeda motor Yamaha New Mio M3 yang diduga hilang dari pekarangan rumahnya BTN Somba V Di Desa Paenre Lompoe, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba.

Ikar Aenul Ma’rif menilai penanganan perkara tersebut perlu dipercepat. Menurutnya, korban telah menyerahkan sejumlah dokumentasi CCTV di beberapa titik hasil investigasi di lapangan yang diduga mengarah kepada terduga pelaku. Namun hingga kini, belum ada kejelasan mengenai tindak lanjut penanganan kasus tersebut.

“Kami mempertanyakan kinerja Polsek Gantarang. Jangan hanya fokus pada administrasi laporan, tetapi juga bergerak cepat menindaklanjuti informasi yang telah disampaikan korban. Jangan tunggu sampai motor hilang tanpa jejak baru dicari,” ujar Ikar.

Ia juga meminta jajaran Polsek Gantarang memberikan informasi perkembangan penyelidikan secara terbuka kepada pelapor agar masyarakat tetap memiliki kepercayaan terhadap proses penegakan hukum.

Menanggapi sorotan tersebut, Kapolsek Gantarang memberikan klarifikasi saat dihubungi melalui pesan WhatsApp. Ia menyampaikan bahwa anggotanya tetap bekerja menangani perkara tersebut.

“Anggota kami sudah bekerja dengan harapan kasus bisa terungkap sesuai harapan pelapor,” ujar Kapolsek Gantarang.

Proses penyelidikan kasus dugaan pencurian sepeda motor tersebut masih berlangsung. Belum ada keterangan resmi dari kepolisian mengenai adanya penetapan tersangka maupun perkembangan lebih lanjut.(*)

 

Lp:Kamaluddin

Pos terkait