Makassar – Suasana Kantor Gubernur Sulawesi Selatan mendadak tegang pada Kamis (20/11/2025) sore. Penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi Sulsel melakukan penggeledahan besar-besaran di kompleks kantor pemerintahan tersebut, tepatnya di area Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sulsel.
Penggeledahan berlangsung sekitar pukul 15.45 Wita, dengan penjagaan ketat personel Pomdam XIV/Hasanuddin. Sejumlah ruangan disisir, termasuk ruang Kepala BKAD Sulsel, Reza Faisal Saleh.
Langkah tegas ini diduga kuat terkait penyidikan kasus korupsi pengadaan bibit nanas senilai Rp 60 miliar pada APBD 2024.“Terkait kasus dugaan korupsi pengadaan bibit nanas senilai Rp 60 miliar,” ujar salah satu petugas kejaksaan di lokasi.
Penggeledahan dipimpin langsung oleh Asisten Pidsus Kejati Sulsel, Rachmat Supriady, yang terlihat mengoordinir tim saat memasuki ruangan demi ruangan.
Kantor Gubernur menjadi lokasi ketiga yang disasar penyidik. Sebelumnya, tim kejaksaan telah menggeledah sebuah rumah di Kabupaten Gowa, dan kantor Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHBun) Sulsel.
Hingga malam, proses penggeledahan masih berlangsung dan sejumlah dokumen penting dilaporkan telah diamankan penyidik untuk kepentingan pendalaman kasus.(***)







