Pahlawan Cilik Bulukumba: BPBD Datangi Alita di Rumah Sakit, Serahkan Bantuan Kemanusiaan

Bulukumba – Nama Alita, bocah 10 tahun asal Desa Balleanging, Kecamatan Ujung Loe, kini menjadi sorotan publik. Bukan karena ia menjadi korban kebakaran kios, tetapi karena keberaniannya yang luar biasa: menyelamatkan seorang balita dari kobaran api, meski nyawanya sendiri terancam.

Aksi heroik itu membuat Alita dijuluki pahlawan cilik, gelar yang ia sandang bukan tanpa alasan. Saat orang dewasa panik melihat api membesar, Alita justru berlari menembus kepulan asap untuk mengeluarkan balita yang terjebak di dalam kios. Teriakan warga kala itu pecah ketika melihat tubuh mungilnya keluar dengan balita di pelukan, sementara api terus berkobar.

Pada Sabtu (22/11/2025), wujud kepedulian pun datang dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bulukumba. Relawan BPBD, Yusuf Tayo, mendatangi Alita yang sedang menjalani perawatan luka bakar di RSUD H. Andi Sultan Daeng Radja.

Dalam kunjungan itu, BPBD menyerahkan sejumlah bantuan: satu kotak Family Kids, kompor portable, dan selimut. Paket ini sebagai dukungan moral dan bentuk perhatian kepada Alita yang tak hanya menjadi korban, tetapi juga sosok pemberani yang menyelamatkan nyawa orang lain.

“Kami dari BPBD sangat bangga atas keberanian Alita. Tidak semua orang mampu melakukan hal seperti itu, apalagi anak seusianya,” kata Yusuf.
Kata-kata itu membuat suasana ruang perawatan sejenak hening—menandakan betapa dalam makna tindakan Alita.

Ibunda Alita, Rubiana, tak kuasa menahan haru. Dengan suara bergetar, ia mengucapkan terima kasih atas perhatian terhadap putrinya. “Terima kasih banyak atas bantuannya. Mohon doanya untuk kesembuhan anak kami,” ujarnya.

Kini, Alita masih menjalani perawatan intensif. BPBD Bulukumba memastikan akan terus memantau perkembangannya dan mendampingi keluarga selama masa pemulihan.

Di balik tragedi kebakaran itu, keberanian seorang anak kecil mengajarkan banyak hal: bahwa nyali besar tidak selalu dimiliki oleh mereka yang bertubuh kuat, tetapi oleh siapa saja yang hatinya terpanggil untuk menolong. Alita adalah buktinya.

 

Lp: Kamaluddin

Pos terkait