Geger! Dugaan Praktik “Tangkap Lepas” Oknum Polisi Narkoba Bikin Heboh

Parepare — Publik Kota Parepare kembali dikejutkan dengan dugaan praktik mencoreng nama baik institusi kepolisian. Kali ini, sorotan tertuju pada oknum anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Parepare yang diduga melakukan aksi “tangkap lepas” terhadap seorang pria berinisial S, yang disebut-sebut sebagai pengguna sabu. Peristiwa kontroversial ini terjadi pada Senin (29/9/2025).

Dikutip dari sumber anonim yang diterima redaksi Matanusantara.co.id, S diamankan tanpa ditemukan barang bukti narkotika. Namun, yang mengejutkan, setelah penangkapan, S diduga dilepas setelah menyerahkan uang sebesar Rp 20 juta kepada oknum polisi.

“S tidak ditemukan barang bukti, tapi dia membayar Rp 20 juta dan dilepas sore harinya,” ungkap sumber tersebut, Selasa dini hari (30/9).

Lebih jauh, sumber itu mengungkapkan sebelum penangkapan, S sempat terlibat cekcok dan memukul seorang pria, yang kemudian menjadi alasan polisi mengamankan S. Meski begitu, S diduga dipaksa mengaku menggunakan narkoba tanpa adanya barang bukti yang kuat.

Istri S, yang berinisial MD, membenarkan bahwa suaminya dilepas setelah membayar uang kepada oknum polisi berinisial BD.

“Sudah lepas tadi siang, saya bayar Rp 25 juta ke polisi inisial BD,” ujar MD dengan nada kesal.

MD menambahkan, “Itu kasihan, dia sampai menangis minta tolong. Saya sampai pinjam-pinjam uang untuk membayarnya.”

Ketika dikonfirmasi, Kasat Narkoba Polres Parepare, Iptu Tarmizi, memilih bungkam dan enggan memberikan komentar, meskipun pesan singkat dan panggilan telepon dari awak media menunjukkan tanda aktif.

Sementara itu, Kapolres Parepare, AKBP Indra Waspada Yuda, mengaku belum menerima laporan resmi terkait dugaan praktik “tangkap lepas” tersebut.

“Gak tau saya, gak ada laporan ke saya,” jawabnya singkat via WhatsApp, Selasa (30/9).

Meski demikian, Indra berjanji akan menindaklanjuti dan memeriksa kebenaran informasi tersebut.

“Saya cek dulu ya, saya masih di Makassar ada acara di Polda,” tutupnya.

Kasus ini menjadi sorotan serius publik karena jika terbukti, praktik tangkap lepas dengan tebusan uang jelas mencederai integritas Polri dan menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.

Hingga berita ini ditayangkan, Kapolres dan Kasat Narkoba Polres Parepare belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut.***@red.

Pos terkait