Takalar – Warga Kabupaten Takalar diguncang peristiwa sadis yang terjadi di Kantor Pos Cabang Takalar pada Jumat malam (28/11). Kepala kantor, Suwanto Tahir, menjadi korban percobaan perampokan yang dilakukan dengan cara keji dan tidak manusiawi. Lebih memukul lagi, pelaku diduga adalah stafnya sendiri, Suprianto Gassing, yang selama ini dikenal dekat dengan korban.
Detik-Detik Mencekam: Dipukul APAR, Dihujani Bacokan Badik, Darah Berlumuran di Lantai Kantor Pos
Kejadian berlangsung cepat dan brutal. Saat hendak menyimpan uang BLT ratusan juta rupiah ke brankas, korban tiba-tiba disergap dari belakang.
Pelaku menghantam kepala dan tubuh Suwanto menggunakan tabung APAR. Ketika korban mencoba bertahan, pelaku justru mengeluarkan badik dan membacok berulang kali, membuat korban tersungkur bersimbah darah di lantai kantor.
Tidak hanya itu, pelaku juga merampas handphone korban sebelum melarikan diri.
Warga yang pertama kali menemukan korban menggambarkan suasana TKP sebagai “penuh darah, sangat mengerikan.”
Korban Ungkap Pelaku di Tengah Luka Parah
Dalam kondisi tubuh penuh luka dan nyaris tak berdaya, Suwanto masih mampu mengidentifikasi pelaku.
“Saya dipukul dari belakang, lalu dibacok. Dia mau ambil uang BLT itu… Pelakunya Suprianto, staf kami sendiri,”Suwanto Tahir, Kepala Kantor Pos Takalar
Warga segera mengevakuasi korban ke RSUD Padjonga Dg Ngalle, tempat ia mendapat penanganan medis intensif.
Polisi Kepung Lokasi, Uang BLT Berhasil Diselamatkan
Tidak lama setelah laporan warga diterima, Unit Inafis dan Satreskrim Polres Takalar langsung menyisir kantor pos. Polisi menemukan sejumlah barang bukti, termasuk uang BLT ratusan juta rupiah yang masih aman di brankas, menunjukkan bahwa pelaku gagal membawa kabur uang tersebut.
Kantor Pos langsung dipasangi garis polisi dan dijaga ketat aparat bersenjata lengkap demi mengantisipasi kemungkinan gangguan lanjutan.
Operasi Pemburuan Pelaku: Tim Resmob Bergerak Cepat
Tim Resmob Polres Takalar kini melakukan pengejaran besar-besaran. Jejak pelaku telah dipetakan dan pengejaran diperluas hingga ke beberapa kecamatan. Polisi menegaskan bahwa pelaku akan ditangkap secepat mungkin.
Kapolres Takalar dikabarkan sudah menerima laporan lengkap dan memerintahkan jajaran untuk “menangkap pelaku dalam waktu sesingkat-singkatnya.”
Publik Murka: “Ini Bukan Hanya Kriminal, Ini Pengkhianatan!”
Masyarakat Takalar menyatakan amarah dan keprihatinan mendalam. Banyak yang tidak menyangka pegawai sendiri tega menghabisi pimpinannya demi uang.
Sebagian warga menyebut aksi ini sebagai kejahatan yang mempermalukan instansi dan menunjukkan degradasi moral yang sangat serius.
Harapan: Pelaku Segera Ditangkap, Korban Pulih, Kantor Pos Kembali Aman
Polisi memastikan pengejaran akan terus dilakukan hingga pelaku tertangkap. Sementara itu, publik berharap korban segera pulih dan pelayanan BLT dapat kembali berjalan aman.(***)







