KPK OTT Bupati Lampung Tengah: Dugaan Suap Proyek Seret Pejabat Daerah, DPRD Ikut Terseret?

Jakarta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi senyap. Kali ini, giliran Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya, yang terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Rabu (10/12). Ardito diamankan terkait dugaan suap proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah (Pemkab Lamteng).

Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto membenarkan penangkapan tersebut. Meski masih irit bicara, Fitroh memastikan giat OTT berlangsung di beberapa titik dan mengamankan sejumlah pihak selain sang bupati.“Betul, KPK telah mengamankan Bupati Lampung Tengah, inisial AW, dalam giat OTT terkait dugaan suap proyek di Pemkab Lamteng,” ujar Fitroh singkat, Kamis (11/12) dini hari.

Dugaan Suap Proyek, Sejumlah Nama Disegel KPK

Tidak hanya Ardito, tim penyidik KPK juga mengamankan beberapa pihak lainnya. Informasi awal di lapangan menyebutkan adanya dugaan keterlibatan sejumlah anggota DPRD Lampung Tengah. Namun, KPK masih menahan informasi detail terkait identitas dan peran masing-masing pihak untuk kepentingan penyidikan.

Sumber internal menyebut pemeriksaan awal dilakukan di daerah sebelum para terjaring OTT diterbangkan ke Jakarta.

Dibawa ke Gedung Merah Putih, Pemeriksaan Intensif Berlangsung

Ardito dan para pihak yang diamankan tiba di Gedung Merah Putih KPK pada Rabu malam. Mereka menjalani pemeriksaan maraton guna mengurai alur dugaan transaksi suap, mulai dari penentu proyek hingga mereka yang diduga menerima aliran dana.

KPK memiliki waktu 1×24 jam sejak penangkapan untuk menentukan status hukum para terduga. Jika bukti awal dinilai kuat, mereka akan segera diumumkan sebagai tersangka dalam konferensi pers yang dijadwalkan digelar dalam waktu dekat.

Kasus Suap Proyek, Fenomena Lama yang Kembali Terulang

OTT terhadap kepala daerah bukanlah hal baru. Pola suap terkait proyek daerah kembali dipandang sebagai “lingkaran setan” korupsi yang sulit diputus. Penangkapan Ardito diduga memperlihatkan bahwa praktik kongkalikong proyek masih marak terjadi dan melibatkan lebih dari satu aktor.

Publik kini menanti langkah tegas KPK dalam membongkar jejaring suap di Lampung Tengah. Jika dugaan keterlibatan anggota legislatif terbukti, kasus ini berpotensi menyeret lebih banyak pejabat daerah.

KPK diperkirakan akan menyampaikan perkembangan resmi melalui konferensi pers dalam waktu dekat.(***) redaksi.

Pos terkait