Bulukumba – Di tengah semaraknya ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025, Pengawas Madrasah Hamsah, S.Pd.I., M.Pd.I. menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi mendalam kepada seluruh madrasah, khususnya madrasah dampingannya, yang telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut.
Kompetisi yang berlangsung di MAN 2 Bulukumba sejak 9 hingga 11 September 2025 ini berjalan dengan tertib, aman, dan penuh semangat kebersamaan. Para peserta, guru pendamping, pengawas ruangan, hingga seluruh pihak terkait menunjukkan sinergi yang solid. Di bawah arahan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bulukumba, H. Misbah, seluruh unsur mulai dari HD, proktor, guru, kepala madrasah, kepala seksi, hingga panitia bahu-membahu menjaga kelancaran jalannya kompetisi.
“Semoga dari Bulukumba, khususnya dari madrasah dampingannya, lahir perwakilan terbaik yang mampu mengibarkan nama daerah ini hingga ke tingkat nasional,” harap Hamsah.
Sementara itu, Kepala Kemenag Bulukumba, H. Misbah, turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. “OMI bukan sekadar kompetisi, tetapi wadah untuk menumbuhkan jiwa kompetitif, membangun karakter, dan mempererat silaturahmi antar-madrasah. Saya bangga dengan semangat seluruh peserta dan berharap prestasi ini bisa menjadi modal untuk melangkah lebih jauh di tingkat provinsi maupun nasional,” ujarnya.
Senada dengan itu, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Aspiadi, menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak. “Kesuksesan OMI 2025 di Bulukumba adalah hasil kerja sama yang baik. Kita ingin madrasah tidak hanya unggul dalam kompetisi, tetapi juga mampu melahirkan generasi yang berkarakter, religius, dan berprestasi,” ungkapnya.
Hamsah menegaskan, kebersamaan yang terjalin dalam OMI 2025 adalah pondasi penting dalam menumbuhkan dan merawat prestasi. “Dari kerja sama inilah benih prestasi ditanam, dirawat, dan kelak akan dipanen dengan penuh kebanggaan,” tambahnya.
Editor: Muh. Yunus, Kaperwil Kaltim







